REBAHAN88 kembali menghadirkan teror horor yang unik dan berlapis melalui Posthouse (2025), sebuah film yang menggabungkan kengerian supranatural dengan drama hubungan keluarga yang rapuh. Berlatar dunia pascaproduksi film, cerita ini membawa penonton menyelami sisi gelap sinema yang tak pernah seharusnya dibangkitkan kembali.
Kisah berpusat pada seorang editor film yang hidupnya dipenuhi penyesalan dan hubungan yang renggang dengan putrinya. Saat keduanya terlibat dalam proyek restorasi sebuah film bisu horor lama yang tidak pernah selesai, mereka tanpa sadar membuka pintu menuju teror kuno yang tersembunyi di dalam seluloid. Apa yang awalnya tampak sebagai pekerjaan teknis perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang mengancam kewarasan dan nyawa mereka.
Seiring proses restorasi berjalan, kejadian-kejadian aneh mulai muncul. Bayangan, suara, dan potongan gambar terasa hidup, seolah film itu memiliki kehendak sendiri. Hubungan ayah dan anak yang sudah rapuh semakin diuji ketika mereka harus menghadapi kenyataan bahwa monster yang dilepaskan bukan hanya berasal dari layar, tetapi juga dari trauma masa lalu yang belum terselesaikan.
Posthouse tidak mengandalkan horor instan semata. Film ini membangun ketegangan secara perlahan, memanfaatkan atmosfer gelap, kesunyian ruang edit, dan rasa tidak nyaman yang terus mengendap. Setiap adegan terasa menekan, membuat batas antara dunia nyata dan dunia film semakin kabur.
Dengan konsep yang segar, nuansa horor klasik, dan konflik emosional yang kuat, Posthouse menjadi sajian horor yang berbeda. Film ini cocok bagi penonton yang menyukai teror psikologis, misteri, serta kisah tentang bagaimana masa lalu baik dalam bentuk kenangan maupun karya bisa kembali menghantui dengan cara yang paling mengerikan.
Bagi pecinta horor yang mencari pengalaman mencekam dengan cerita berlapis makna, Posthouse (2025) adalah tontonan yang layak masuk daftar wajib tonton di REBAHAN88.
