REBAHAN88 kembali menghadirkan drama misteri emosional yang memikat melalui Afterlight (2025). Film ini menyajikan kisah tentang kehilangan, penyesalan, dan cahaya kecil yang tersisa setelah tragedi besar mengubah hidup seseorang selamanya.
Cerita berfokus pada seorang tokoh utama yang berjuang bangkit setelah peristiwa kelam merenggut orang terdekatnya. Dalam upaya memahami apa yang sebenarnya terjadi, ia menemukan petunjuk-petunjuk samar yang membuka kemungkinan bahwa tidak semua hal berakhir ketika kehidupan berhenti. Ada jejak, ada pesan, ada “cahaya setelah gelap” yang mencoba membimbingnya.
Semakin dalam ia menggali, semakin kabur batas antara realitas dan keyakinan pribadi. Apakah yang ia rasakan hanyalah bentuk duka yang belum selesai, atau benar-benar ada sesuatu yang mencoba berkomunikasi dari balik bayangan?
Secara visual, film ini menghadirkan tone gelap dengan permainan cahaya kontras yang simbolis. Sinematografi sunyi dan musik atmosferik memperkuat nuansa reflektif sekaligus misterius. Setiap adegan terasa intim, perlahan membangun emosi hingga klimaks yang menyentuh.
Afterlight (2025) bukan sekadar drama REBAHAN88 tentang kehilangan, tetapi perjalanan batin tentang menerima kenyataan, memaafkan diri sendiri, dan menemukan harapan di tengah kegelapan.
